“Berharap Dalam Sepi”
Mungkin
aku terlalu berharap banyak, rasanya semua terjadi begitu cepat. Kita
berkenalan lalu tiba-tiba merasakan perasaan yang aneh. Setiap hari rasanya
berbeda dan tak lagi sama. Kamu hadir membawa banyak perubahan dalam hari-hariku.
Hitam dan putih menjadi lebih berwarna ketika sosok mu hadir mengisi
ruang-ruang kosong dihatiku. Tak ada lagi percakapan yang biasa, seakan-akan
semua terasa begitu ajaib dan luar biasa. Entahlah, perasaan ini tumbuh
melebihi batas yang ku tahu. Aku menjadi takut kehilanganmu.
Siksaan
datang bertubi-tubi ketika tubuh mu tak berada disampingku. Kamu seperti
mengendalikan otak dan hatiku ada sebab yang tak ku mengerti sedikitpun, aku
sulit jauh darimu. Aku membutuhkanmu seperti aku butuh udara, nafasku akan
tercekak jika sosok mu hilang dari pandangan mata. Salahkah jika kamu selalu ku
nomor satukan? Tapi, entah mengapa sikap mu tak seperti sikapku. Perhatian mu
tak sedalam perhatianku. Tatapan mu tak setajam tatapan mataku. Adakah
kesalahan diantara aku dan kamu? Mungkin kamu belum telalu paham dengan
perasaanku, karena kamu memang tak pernah sibuk memikirkanku. Hadir dalam mimpi
mu pun, aku sudah bersyukur. Apalagi bisa memilikimu. Mungkinkah?
Janji
mu terlalu banyak Hingga aku lupa menghitung yang mana saja yang belum kamu
tepati. Begitu sering kamu menyakiti tapi ku maafkan lagi berkali-kali.
Seberapa tidak pentingkah aku? Apakah aku hanya sebuah persimpangan yang selalu
kau abaikan, juga kau tinggalkan? Apakah aku tak berharga dimatamu? Dimana
hatimu?. Siapakah orang yang telah beruntung karena memiliki hatimu?. Mungkin
semua memang salahku, yang menganggap semua berubah sesuai keinginanku, yang
bermimpi bisa menjadikanmu lebih dari teman. Salahkah bila perasaanku tumbuh
melebihi batas kewajaran? Aku mencintaimu tidak hanya sebagai teman, tapi juga
sebagai seseorang yang begitu bernilai dalam hidupku. Namun, semua jauh dari
harapku selama ini. Mungkin aku memang terlalu banyak berharap dan pasti kamu
tak sadar aku berbohong bisa begitu mudah melupakanmu. Menjaulah! Aku ingin
dekat-dekat dengan KESEPIAN.
"Dwi Putri"
Dalam penuh makna...smoga sampai ke orgnya..
BalasHapus